Jumat, 08 Mei 2020

KAWASAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN DAN IMPLEMENTASI DALAM PENDIDIKAN SECARA NASIONAL


KAWASAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN DAN IMPLEMENTASI DALAM PENDIDIKAN SECARA NASIONAL

Disusun Untuk Memenuhi Tugas
Mata Kuliah :Teknologi Pendidikan
DosenPengampu :Alyan Fatwa, M.Pd



DisusunOleh :
1.      Minkhatul  Maula               (2118039)
2.      Sumaretno                           (2118056)
3.      Indah Hijrotus Sholihah     (2118062)
4.      Aqib Sahal                          (2118074)
5.      Salma Alrifatah                  (2118099)

KELAS A
JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERIPEKALONGAN
2020








Kata Pengantar

Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT, atas izin-Nya makalah ini dapat diselesaikan, sholawat serta salam semoga tercurahkan kepada baginda Nabi agung Muhammad saw, sahabat, keluarga dan umatnya hingga akhir zaman.
            Makalah ini dibuat sebagai pemenuhan tugas mata kuliah Teknologi Pendiidkan. Hal ini dimaksudkan untuk menambah pengetahuan yang lebih jelas cakupannya.Penulis sudah berusaha untuk menyusun makalah ini selengkap mungkin. Penulis juga mengucapkan terimakasih kepada sumber informasi dan referensi beberapa buku yang menjadi tolak ukur selesainya makalah ini. Penulis juga menerima saran dan kritik dari pembaca guna penyempurnaan penulisan makalah mendatang.
Akhirnya, makalah ini diharapkan bisa bermanfaat bagi para pembacanya. Aamiinyarobbalalamin.


          Pekalongan,4 Maret 2020


Penulis








DAFTAR ISI
Kata Pengantar................................................................................................. i
Daftar Isi........................................................................................................... ii
BAB I PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang Masalah....................................................................... 4
B.     Rumusan Masalah................................................................................. 4
C.     Tujuan Penulisan.................................................................................. 4
BAB II PEMBAHASAN
A.    Teknologi pendidikan .......................................................................... 5
B.     Kawasan teknologi pendidikan............................................................ 6
C.     Implementasi teknologi pendidikan dalam pendidikan secara nasional         8
BAB III PENUTUP                                                                               
A.    Kesimpulan........................................................................................... 11
B.     Saran .................................................................................................... 11
DAFTAR PUSTAKA...................................................................................... 12








BAB I
PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang
Perkembangan ilmu dan teknologi merupakan salah satu produk dari manusia yang terdidik, dan pada saatnya manusia itu perlu mendalami dan mampu mengambil manfaatnya. Pendidikan sebagai ilmu teknologi tidak luput dari gejala perkembangan itu. Teknologi pendidikan sangat berperan dalam kehidupan manusia karena melibatkan prosedur, ide peralatan dan orgaisme untuk menganalisis masalah pendidikan, mencari problem solving, melaksanakan evaluasi dan mengelola pemecahan masalah yang menyangkut semua aspek pembelajaran dalam pendidikan itu.
Oleh karena itu, penulis ingin sedikit memaparkan tentang kawasan teknologi pendidikan dan implementasinya dalam pendidikan secara nasional. Semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi penulis maupun bagi pembaca.
  1. Rumusan Masalah
1.      Apakah Pengertian Teknologi Pendidikan ?
2.      Apasaja Kawasan Teknologi Pendidikan ?
3.      Bagaimana Implementasi Teknologi Pendidikan Dalam Pendidikan secara Nasional ?
           C. Tujuan Penulisan
1.      Mengetahui Pengertian Teknologi Pendidikan .
2.      Mengetahui Kawasan Teknologi Pendidikan.
3.      Mengetahui Implementasi Teknologi Pendidikan Dalam Pendidikan secara Nasional.

BAB II
PEMBAHASAN

    A.  Teknologi Pendidikan
Kata teknologi (technology) berasal dari bahasa Yunani techne yang berarti seni,  kerajinan,  atau keterampilan dan logia yang berarti kata, studi, atau tubuh ilmu pengetahuan. Secara etimologi, teknologi merupakan pengetahuan tentang membuat sesuatu. Technology is the application of knowledge for a practical purpose (Spector, 2012: 5). Maksudnya, teknologi adalah aplikasi pengetahuan untuk suatu tujuan praktis. Definisi yang lebih formal diberikan oleh Galbraith dalam Newby dkk (2000: 9) di mana dikatakan bahwa teknologi adalah “the systematic application of scientific or other organized knowledge to practical tasks” (aplikasi sistematis dari pengetahuan ilmiah atau pengetahuan terorganisir lainnya untuk tugas-tugas praktis).[1] Sedangkan Istilah pendidikan didefinisikan sebagai semua aktivitas dan sumber yang mendukung belajar baik yang direncanakan maupun yang tidak direncanakan.[2]
Teknologi pendidikan merupakan proses yang kompleks dan terpadu yang melibatkan orang, prosedur, ide, peralatan, dan organisasi untuk menganalisis masalah mencari jalan pemecahanya, melaksanakan, mengevaluasi, dan mengelola pemecahan masalah yang menyangkut semua aspek belajar manusia.[3]
Menurut AECT (1977) Teknologi Pendidikan adalah proses kompleks yang terintegrasi meliputi orang, prosedur, gagasan, sarana dan organisasi untuk menganalisis masalah dan merancang, melaksanakan, menilai dan mengelola pemecahan masalah dalam segala aspek belajar manusia.
Dari pendapat-pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa teknologi pendidikan adalah suatu cara untuk meningkatkan aktifitas belajar dengan menggunakan media dan pendayagunaan teknologi yang didesain secara sistematis.
    Ø  Prinsip Teknologi Pendidikan :
a.      Pendekatan sistem (system approach)
b.      Berorientasi pada pembelajaran (learner/student-oriented)
c.       Pemanfaatan sumber belajar seluas dan semaksimal mungkin
    Ø  Fungsi Besar Teknologi Pendidikan:
                 1)      Fungsi-fungsi pengembangan pendidikan
                 2)      Fungsi-fungsi pengelolaan pendidikan.[4]

B.  Kawasan Teknologi Pendidikan
Kawasan  teknologi pendidikan merupakan suatu tujuan yang berorientasi  pada pendekatan sistem pemecahan masalah yang memanfaatkan peralatan, teknik, dan teori dalam berbagai bidang pengetahuan. Konsep kawasan teknologi pendidikan adalah suatu tujuan yang berorientasi pada pendekatan sistem pemecahan masalah memanfaatkan peralatan, teknik, teori dan metode dari berbagai banyak bidang pengetahuan, untuk :
a.  Merancang, mengembangkan dan menilai, efektifitas dan efisiensi sumber manusia dan mesin dalam memfasilitasi dan mempengaruhi semua aspek pembelajaran.
b. Pedoman agen perubahan perubahan sistem dan praktek dalam hal untuk membagi dalam mempengaruhi perubahan dalam social.( Luppicini:2005)
Kawasan meurut AECT 1994 yaitu :
1.    Kawasan Desain
Proses untuk menentukan kondisi belajar dengan tujuan untuk menciptakan strategi dan produk.[5] Kawasan desaim terdiri atas desain sistem pembelajaran, desain pesan, strategi pembelajaran, karakteristik pembelajaran.
2.    Kawasan Pengembangan
Proses penerjemahan spesifikasi desain kealam bentuk fisik. Meliputi : teknologi cetak, teknologi audiovisual, teknologi berbasis komputer, teknologi terpadu.
3.    Kawasan Pemanfaatan
Aktifitas menggunakan proses dan sumber untuk belajar. Meliputi : pemanfaatan media, difusi inovasi, kebijakan dan regulasi.
4.    Kawasan Pengelolaan
Pengelolaan teknologi pendidikan melalui perencanaa, pengorganisasian, dan supervisi. Meliputi : pengelolaan proyek, pengelolaan sumber, pengelolaan informasi.[6]
5.    Kawasan Penilaian
Proses untuk mengkaji serta memperbaiki suatu produk. Meliputi : analisi masalah, pengukuran acuan, evaluasi.
6.    Kawasan Perlengkapan
Pendayagunaan media instruksional proses dan sumber belajar untuk mencapai tujuan pengajaran.
7.    Kawasan Evaluasi
Proses penentuan kesesuain antara materi peajaran dan proses belajar.
Kawasan teknologi pendidikan membagi kesamaan sebagaimana ilmu dan aplikasi keilmuan sosial.Idealnya setiap teknologi pendidikan/pembelajaran terutama yang memperoleh pendidikan akademik perlu menguasai beberapa kawasan teknologi pendidikan.
Kawasan teknologi pendidikan menurut Davies (1978). Davies merumuskan tiga pendekatan sehubungan dengan bidang garapan atau kawasan teknologi pendidikan. Rumusan davies berikut meliputi :
1.        pendekatan perangkat keras (hardware), 
2.        pendekatan perangkat lunak (software)    
3.        dan perpaduan pendekatan perangkat keras dan perangkat lunak[7]

     C. Implementasi Teknologi Pendidikan dalam Pendidikan Secara Nasional
Manusia agar dapat memenuhi kebutuhannya dengan baik perlu belajar. Sedangkan -untuk dapat belajar secara efektif dan efisien perlu memanfaatkan beraneka sumber belajar. Teknologi pembelajaran berupaya untuk merancang, mengembangkan dan memanfaatkan aneka sumber belajar sehingga dapat memudahkan atau memfasilitasi seseorang untuk belajar. Pada gilirannya terbukanya kesempatan seseorang untuk belajar sepanjang hayat, di mana saja, kapan saja dan oleh siapa saja, dengan cara dan sumber belajar apa saja yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya.
Dengan demikian teknologi pendidikan diperlukan untuk dapat menjangkau peserta didik di manapun mereka berada. Selain itu untuk melayani sejumlah besar dari mereka yang belum memperoleh kesempatan untuk belajar, memenuhi kebutuhan belajar untuk dapat mengikuti perkembangan, dan meningkatkan efisiensi, efektifitas dalam belajar.
Teknologi pendidikan secara konseptual dapat berperan untuk membelajarkan manusia dengan mengembangkan dan atau menggunakan aneka sumber belajar, yang meliputi sumber daya manusia, sumber daya alam dan lingkungan, sumber daya peluang atau kesempatan, serta dengan meningkatkan efektifitas dan efisiensi sumber daya pendidikan[8].
Berkaitan dengan peranan teknologi pendidikan ini menurut teknologi pendidikan mempunyai potensi untuk meningkatkan produktifitas pendidikan, dengan jalan: 1) mempercepat tahap belajar (rate of learning), 2) membantu guru untuk menggunakan waktunya secara lebih baik, 3) mengurangi beban guru dalam menyajikan informasi, sehingga guru dapat membina dan mengembangkan kegairahan belajar peserta didik.[9]
Dengan demikian teknologi pembelajaran berperan dalam upaya pemecahan masalah pendidikan dan pembelajaran dengan cara:
  1. memadukan berbagai macam pendekatan dari bidang ekonomi, manajemen, psikologi, rekayasa, dan lain-lain secara bersistem;
  2. memecahkan masalah belajar pada manusia secara menyeluruh dan serempak, dengan memperhatikan dan mengkaji semua kondisi dan saling kaitan di antaranya;
  3. menggunakan teknologi sebagai proses dan produk untuk membantu memecahkan masalah belajar;
  4. timbulnya daya lipat atau efek sinegi, dimana penggabungan pendekatan dan atau unsur-unsur mempunyai nilai lebih dari sekedar penjumlahan Demikian pula pemecahan secara menyeluruh dan serempak akan mempunyai nilai lebih daripada memecahkan masalah secara terpisah.[10]
Peranan teknologi pendidikan dalam memecahkan masalah pendidikan dan pembelajaran, khususnya dalam perluasan akses dan peningkatan mutu pendidikan, melalui:
a)      penerapan prosedur pengembangan pembelajaran dalam penyusuanan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), struktur dan muatan kurikulum, kalender pendidikan, silabus dan perangkat pembelajaran lain, seperti Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP);
b)      penerapan prosedur pengembangan pembelajaran dalam penyusuanan bahan belajar, modul, buku teks, atau buku elektronik (e-book);
c)      penerapan metode pembelajaran yang lebih menekankan kepada penerapan teori-teori belajar mutakhir, seperti teori belajar konstruktivisme dan paradigma baru pendidikan lainnya;
d)      mengembangkan dan memanfaatkan berbagai jenis media yang sesuai dengan kebutuhan dan dengan mengindahkan prinsip-prinsip pemanfaatannya secara efektif dan efisien.
e)      mengembangkan strategi pembelajaran untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses pembelajaran yang aktif, interaktif, kreatif, efektif dan menyenangkan (PAKEM).[11]


BAB III
PENUTUP
  1. Kesimpulan
Teknologi pendidikan merupakan proses yang kompleks dan terpadu yang melibatkan orang, prosedur, ide, peralatan, dan organisasi untuk menganalisis masalah mencari jalan pemecahanya, melaksanakan, mengevaluasi, dan mengelola pemecahan masalah yang menyangkut semua aspek belajar manusia.
Kawasan teknologi pendidikan menurut AECT 1994 ada 8 kawasan yaitu kawasan desain, kawasan pengembangan, kawasan pemanfaatan, kawasan pengelolaan, kawasan penilaian, kawasan perlengkapan, kawasan evaluasi. Dan ada pendapat lain yaitu kawasan teknologi pendidikan menurut Davies (1978). Davies merumuskan tiga pendekatan sehubungan dengan bidang garapan atau kawasan teknologi pendidikan. Rumusan davies berikut meliputi :  pendekatan perangkat keras (hardware),  pendekatan perangkat lunak (software), dan perpaduan pendekatan perangkat keras dan perangkat lunak.
Teknologi pendidikan diperlukan untuk dapat menjangkau peserta didik di manapun mereka berada. Selain itu untuk melayani sejumlah besar dari mereka yang belum memperoleh kesempatan untuk belajar, memenuhi kebutuhan belajar untuk dapat mengikuti perkembangan, dan meningkatkan efisiensi, efektifitas dalam belajar.
B. Saran
  • Dengan mengetahui pengertian teknologi pendidikan, kawasan teknologi pendidikan dan implementasi teknologi pendidikan dalam pendidikan secara nasional, yang alhamdulillah telah tersusun pada makalah ini oleh kelompok kami. Dengan harapan mudah-mudahan nantinya menjadi salah satu sumber untuk menambah wawasan.
  • Adapun nantinya para pembaca ingin mengetahui lebih dalam lagi mengenai Teknologi Pendidikan dengan berbagai hal-hal yang berkaitan dengannya. Para pembaca bisa mencari buku bacaan sebagai sumber-sumber referensi maupun blog-blog yang dapat di pertanggung jawabkan tentang kebenaran isinya yang membahas tentang hal tersebut. Mengenai hal tersebut bisa di diskusikan kembali secara berkelompok ataupun di pelajari secara pribadi.


DAFTAR PUSTAKA

Harjali. 2011. TeknologiPendidikan. Ponorogo:Stainpo press.

Miarso, Yusuf  Hadi. 1986. DefinisiTeknologiPendidikan. Jakarta: Rajawali Pers.
                    
Miarso, Yusufhadi. 2004. MenyemaiBenihTeknologiPendidikan. Jakarta :KencanaPrenada.

Mukminan.  2012 .“Teknologi Pendidikan Untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran”. Pontianak: Universitas Tanjungpura.

Purwanto,dkk. 2005. Jejak Langkah Perkembangan Teknologi Pendidikan di Indonesia. Jakarta : Pustekkom-Depdiknas.

WarsitaBambang,TeknologiPembelajarandanLandasanAplikasinya.Jakarta: Rieneka Cipta.2008.

Yaumi, Muhammad. 2016. Terminologi Teknologi Pembelajaran Suatu Tinjauan Histori. Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alaudin Makasar. Jurnal Vol V. Nomor 1, Januari- Juni.



[1] Muhammad Yaumi, Terminologi Teknologi Pembelajaran Suatu Tinjauan Historis, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alaudin Makasar, Jurnal Vol V, Nomor 1, Januari- Juni 2016, hlm. 192-193.
[2] Muhammad Yaumi, Terminologi Teknologi Pembelajaran Suatu Tinjauan Historis,…hlm. 204.
[3]Yusuf  Hadi Miarso,  DefinisiTeknologiPendidikan, (Jakarta: Rajawali Pers.1986), hlm.
[4] Mukminan, “Teknologi Pendidikan Untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran”, (Pontianak: Universitas Tanjungpura, 2012), hlm. 4
[5]Bambang Warsita, Teknologi Pembelajaran dan Landasan Aplikasinya.,(Jakarta : Rieneka Cipta. 2008), hlm. 25.
[6]Yusufhadi Miarso, Menyemai Benih Teknologi Pendidikan, (Jakarta : kencana ,2004), hlm. 72.
[7]Harjali,TeknologiPendidikan,Ponorogo:Stainpo Press.2011. hlm 55-56
[8]Yusufhadi Miarso, Menyemai Benih Teknologi Pendidikan,(Jakarta : Penerbit Prenada Mendia, 2004), hlm. 701.
[9] Yusufhadi Miarso, Menyemai Benih Teknologi Pendidikan,… hlm. 109.
[10]Yusufhadi Miarso, Menyemai Benih Teknologi Pendidikan,… hlm. 78.
[11]Purwanto,dkk, Jejak Langkah Perkembangan Teknologi Pendidikan di Indonesia, (Jakarta : Pustekkom-Depdiknas, 2005), hlm. 18.